Lalita Amaranggana Priyahita, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), baru saja menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, pada 25 Juli hingga 3 Agustus 2025. Dengan mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Lingkungan, Ketahanan Bencana, dan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat,” Lalita bersama timnya menjalankan program kerja utama berupa Gerakan Sekolah Hijau, Sekolah Siaga Bencana, dan Ketahanan Pangan Desa. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan mitra strategis seperti PT Stardust Estate Investment, PT Agro Nusa Abadi, BPBD Morowali Utara, dan Pemerintah Daerah Morowali Utara.
ARTIKEL
Elang Trias Pandegirot, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) angkatan 2021, Fakultas Pertanian UGM, saat ini tengah menjalani pengalaman belajar ke luar negri melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Program ini berlangsung selama semester gasal 2024, dari 23 September 2024 hingga 28 Februari 2025, di University of Siena, Italia.
Menjelajahi Pendidikan Global di University of Siena
University of Siena menjadi pilihannya dalam menjelajahi pendidikan di luar negeri karena kampus tersebut menawarkan mata kuliah yang relevan dengan EPA, seperti International Economics, Methods for Social Science Analysis, dan Corporate Social Responsibility. Mata kuliah ini tidak hanya mendukung keilmuannya di bidang ekonomi pertanian tetapi juga memberikan wawasan baru dalam memahami ekonomi global.
Claudia Regina, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2022, berhasil mengikuti program pertukaran mahasiswa internasional yang bergengsi, yakni Six University Initiative Japan-Indonesia Service Learning Program (SUIJI). Program ini melibatkan tiga universitas dari Indonesia dan tiga universitas dari Jepang, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Ehime University, tempat Claudia menjalani programnya.
Program SUIJI berlangsung selama tiga minggu, dari tanggal 5 hingga 25 September 2024. Kegiatan ini dirancang sebagai service learning program, di mana peserta tidak hanya mengikuti perkuliahan akademik tetapi juga terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat setempat. Claudia, bersama peserta lain, belajar tentang nilai-nilai, budaya, dan praktik hidup masyarakat lokal, yang menurutnya sangat mindful dan meaningful. “Pengalaman ini benar-benar membuka wawasan saya tentang cara hidup masyarakat yang sederhana tetapi penuh makna,” ungkap Claudia.
Khosyi Adam Surya Atmaja dan Muhammad Harya Kurniawan, mahasiswa dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Fajar Baru, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Selama 50 hari, sejak 1 Juli hingga 19 Agustus 2024, mereka menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan UMKM dan kelembagaan.
Fokus utama KKN ini adalah membantu masyarakat Desa Fajar Baru dalam memaksimalkan potensi pertanian dan mengatasi berbagai masalah sosial ekonomi yang dihadapi. Salah satu inisiatif utama yang dilaksanakan adalah sosialisasi penggunaan pupuk organik dari limbah kelapa sawit dan digitalisasi pencatatan usahatani melalui program “PATRIOT GAMA”. Selain itu, mereka juga memperkenalkan teknologi terbaru dalam pertanian dengan mengadakan sosialisasi penggunaan alat perangkap hama berbasis panel surya pada lahan tumpangsari hortikultura-kelapa sawit serta pelatihan pembuatan eco-enzyme dari sampah organik rumah tangga.
Selama 50 hari, Ian Satya Lusanto dan Endang Setyoasih, mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Fakultas Pertanian UGM, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Karatung Tengah, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud. Di tempat yang terpencil ini, mereka mendalami potensi agro-maritim desa dan berusaha mengangkat ekonomi kreatif serta pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan berkelanjutan.
Tema KKN mereka adalah Optimalisasi Potensi Agro-Maritim Melalui Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berbasis Community Empowerment. Di tengah keindahan alam dan keramahan penduduk lokal, Ian dan Endang mengarahkan energi mereka pada revitalisasi kebun desa, analisis usaha tani, pemanfaatan lahan pekarangan, serta sosialisasi pembuatan pupuk organik.
Adelia Magda Firdausi, atau yang akrab disapa Magda, adalah mahasiswi Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) angkatan 2021 di Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Bersama tim KKN-nya, Magda telah menghabiskan 50 hari di Desa Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Mengusung tema “Pengembangan Potensi Desa dan Pemberdayaan Masyarakat,” mereka berusaha memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program yang telah dirancang dengan matang.
Di Desa Darma, tim KKN ini fokus pada beberapa program utama, seperti membantu masyarakat memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkannya untuk pertanian dan perikanan. Selain itu, mereka juga terlibat dalam rehabilitasi Waduk Darma dengan memanfaatkan gulma eceng gondok yang melimpah di sekitar waduk. Tujuan dari program-program ini adalah untuk memaksimalkan potensi yang ada di desa sekaligus memberikan nilai tambah bagi warga setempat.
Mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, yakni Fakhry Ahmad Ahzami, Maheswari Dian Argani, dan Muhammad Febrian Arrifandhi, saat ini tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Lama dan Kampung Baru, Pulau Liki, Kabupaten Sarmi, Papua. Program KKN ini berlangsung selama kurang lebih 50 hari dengan tema “Perwujudan Kemandirian Desa Pulau Tertimur Indonesia: Pengabdian Mahasiswa dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Komunitas Lokal Serta Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam & Manusia sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan.”
Gusnia Wirdafirdaus, mahasiswi jurusan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2021 dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, saat ini tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. KKN yang berlangsung selama 50 hari, dari 1 Juli hingga 19 Agustus 2024, ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Agro Ekologi dan Energy Geothermal: Strategi Inovatif untuk Mengoptimalkan Sumber Daya Lokal Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Desa Ibun dan Desa Laksana dengan Pendekatan Pengembangan Berbasis Community Based Development.”
Ulin Nuha Diah Wulandari, mahasiswi jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 50 hari di Dusun Serbajadi 2, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Mengangkat tema “Proklim” (Program Kampung Iklim), KKN UGM Yogyakarta ini fokus pada pengelolaan sampah, gerakan kawasan dusun tanpa asap rokok, dan pengembangan K3 (Kebun Toga, Kolam, dan Kandang).
Bagi Ulin, kegiatan KKN ini menjadi pengalaman yang berkesan dan sebuah tantangan yang menarik. Salah satu momen paling berkesan bagi Ulin adalah saat mengikuti rakordus PKK Serbajadi 2 di ekowisata Sungai Bronjong. Di sana, mereka berbaur dengan ibu-ibu PKK, bermain game, dan joget toga dengan penuh keceriaan. Pengalaman ini menunjukkan kedekatan dan keakraban yang terjalin antara tim KKN dengan masyarakat. Meskipun program KKN berjalan dengan baik, Ulin dan timnya juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Salah satunya adalah dinamika tim yang terdiri dari berbagai karakter dan latar belakang. Kuncinya adalah komunikasi yang terbuka dan saling menjaga satu sama lain. Tantangan lain adalah beradaptasi dengan budaya dan adat istiadat setempat. Ulin pun belajar banyak tentang budaya Lampung, mulai dari bahasa, adat, hingga keunikan lain yang belum pernah ditemukan di Jawa.
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi mereka dan berkegiatan di luar kampus melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran. Tujuan program ini adalah membantu mahasiswa mengembangkan diri secara holistik. Pada semester genap tahun ajaran 2023/2024, mahasiswa Angkatan 2021 dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (Prodi EPA) serta Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (Prodi PKP) turut berpartisipasi dalam program MBKM ini.