Rosalia Natalia Seleky, Ph.D., atau yang akrab dipanggil Rosa Sensei adalah alumni Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada angkatan 2011. Perjuangannya dalam menuntut ilmu membawa beliau menjelajahi dunia pendidikan hingga kini menjadi Asisten Profesor (Dosen Muda) di Shimane University, Jepang. Sejak awal, Rosa menunjukkan ketertarikannya pada bidang sosial ekonomi, namun karena memiliki latar belakang jurusan MIPA di sekolah menengah atas, Rosa akhirnya mencari jurusan di rumpun Saintek yang sesuai dengan minatnya. Hal ini membawanya menapaki perjalanan akademik di Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, yang pada akhirnya membuka jalan menuju penjelajahan ilmu di belahan dunia yang berbeda.
Pengalaman unik Rosa Sensei tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tapi juga melintasi perbatasan negara. Dari sawah-sawah dan desa-desa di Indonesia hingga ladang-ladang di Jepang, ia tidak hanya mempelajari teori, tapi juga terlibat langsung dalam kegiatan lapangan. Pengalamannya ini membentuk pemahaman yang mendalam tentang kearifan lokal dan tantangan yang dihadapi oleh petani di berbagai negara.

Perjalanan Rosa Sensei tidaklah mulus. Setelah lulus, ia merasakan ketidakpastian dan kecemasan seperti banyak alumni lainnya. Ia sempat merasakan kebimbangan ketika melihat teman-temannya mulai mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang stabil tiap bulan, sedangkan ia masih mencoba mengajukan beasiswa sambil membantu proyek-proyek dosen di kampus. Rosa sensei di masa lalu juga sempat merasa pesimis, terutama karena kemampuan Bahasa Inggris dan Jepangnya yang masih terasa kurang mahir. Namun, dengan tekad dan dukungan dari lingkungan sekitarnya, ia berhasil mengatasi rintangan tersebut dan melanjutkan studi magister hingga tingkat doktoral.
Rosa Sensei berpesan:
Jika kamu merasa dirimu tertinggal, it’s okay. Just take a day to take a rest. Tidak perlu terburu-buru, karena masing-masing dari kita pasti punya waktunya sendiri-sendiri.果報は寝て待て
Good things come to those who wait…
Rosa Sensei tidak hanya puas dengan pencapaian pribadinya, tapi juga memiliki visi yang lebih luas tentang kontribusi yang dapat diberikannya terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan. Fokusnya pada pengembangan kelompok tani dan regenerasi petani tidak hanya mengikuti tren global, tapi juga membawa dampak positif bagi pertanian di Indonesia. Kisah perjalanan Rosa Sensei secara tak langsung terkait dengan berbagai Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Melalui perjalanan akademik dan dedikasinya untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan, Rosa Sensei adalah contoh inspiratif bagi mahasiswa dan alumni Departemen Sosial Ekonomi Pertanian. Semangat dan dedikasinya mengingatkan kita bahwa setiap perjuangan memiliki nilai dan setiap mimpi dapat diwujudkan dengan ketekunan dan kegigihan.