• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • RIWAYAT DAN RUANG LINGKUP
    • VISI DAN MISI
    • PENGURUS DEPARTEMEN
    • STAFF PENGAJAR
    • LABORATORIUM
    • INFORMASI KEGIATAN
    • BERITA
    • ARTIKEL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • Program Studi
    • SARJANA
      • S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
      • S1 Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
    • PASCASARJANA
      • S2 Ekonomi Pertanian
      • S2 Magister Manajemen Agribisnis
      • S3 Ilmu Pertanian
  • PUBLIKASI
    • Jurnal Agro Ekonomi
    • JAMADEV
    • BUKU
  • SEMINAR SOSEK
    • SEMNAS SOSEK 2023
    • ICSASARD 2024
  • MAHASISWA
    • KMSEP
    • PRESTASI MAHASISWA
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • ASEAN INTERNATIONAL MOBILITY STUDENTS PROGRAMS (AIMS)
  • UNDUH
    • ARSIP DAN DOKUMEN
    • BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
    • KALENDER AKADEMIK
      • GENAP T.A. 2023/2024
      • GASAL T.A. 2024/2025
    • ALUR UJIAN
    • SOP AKADEMIK
  • BEASISWA
  • SIMSEPA
    • Website SIMSEPA
    • Panduan SIMSEPA
    • Monev SIMSEPA
  • Beranda
  • ARTIKEL
  • Mahasiswa PKP UGM Kenalkan Budidaya Hidroponik untuk Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Pesisir

Mahasiswa PKP UGM Kenalkan Budidaya Hidroponik untuk Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Pesisir

  • ARTIKEL, BERITA
  • 5 Agustus 2026, 10.39
  • Oleh: natasya.putri1902
  • 0

Mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, Ade Yulia Rahmawati, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 50 hari di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Mengusung tema Optimalisasi Potensi Sumber Daya Agro-Marine dan Inovasi Ekonomi Lokal Berbasis Transformasi Digital melalui Community Empowerment untuk Mewujudkan Kemandirian, Stabilitas, serta Keberlanjutan Ekonomi, Ade melaksanakan program kerja Gema Setaman yang berfokus pada pengenalan budidaya sayuran secara hidroponik dan pengendalian hama terpadu.

Program tersebut hadir sebagai salah satu solusi bagi masyarakat pesisir yang memiliki akses terbatas terhadap sayuran segar karena jarak menuju pasar yang cukup jauh. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada teknik budidaya hidroponik yang dapat diterapkan di rumah untuk membantu memenuhi kebutuhan sayuran keluarga sekaligus mengenal cara pengendalian hama pada tanaman.

Pelaksanaan program mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang antusias mengikuti penyuluhan, berdiskusi, serta mempraktikkan budidaya hidroponik. Menurut Ade, tingginya partisipasi warga menjadi pengalaman paling berkesan selama menjalankan KKN. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat aktif bertanya mengenai cara mengatasi hama pada tanaman sayuran maupun tanaman perkebunan sehingga kegiatan berlangsung secara interaktif.

Dalam pelaksanaannya, Ade menghadapi tantangan berupa penyesuaian terhadap kondisi iklim dan geografis setempat. Untuk memastikan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, ia terlebih dahulu berdiskusi dengan warga mengenai pengalaman mereka dalam bercocok tanam dan jenis hama yang sering ditemui. Program ini juga terlaksana melalui koordinasi dengan pemerintah desa yang membantu penyampaian informasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan KKN ini, Ade berharap masyarakat dapat melanjutkan budidaya hidroponik sebagai kebiasaan baru yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Ia juga mengajak mahasiswa yang akan melaksanakan KKN untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum menyusun program kerja agar kegiatan yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengenalan budidaya hidroponik untuk mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih mandiri dan berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan.

Penulis: Natasya Putri Alifia, S.P.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM
Dokumentasi: Ade Yulia Rahmawati

Tags: SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 2: Tanpa Kelaparan

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Sosial Ekonomi Pertanian

Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada

Jl Flora No 1, Bulaksumur, Yogyakarta

Telp/Fax: (0274) 516656

Email: agrsocec@ugm.ac.id

 

© Departemen Sosial Ekonomi Pertanian 2019

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY