Mahasiswa Program Magister Ekonomi Pertanian (MEP), Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Mahdaviqia Dharmawan, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam ASEAN Youth United for Road Safety 2026 (AYU-RS 2026) yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 1–5 Juli 2026.
AYU-RS 2026 merupakan forum kepemudaan internasional yang diselenggarakan oleh Ministry of Social Welfare and Human Development, The Kingdom of Thailand. Proses seleksi delegasi Indonesia dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) yang menetapkan tiga pemuda berprestasi untuk mewakili Indonesia dalam forum tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh negara-negara ASEAN+, yaitu seluruh negara Asia Tenggara serta Jepang, Australia, India, dan Tiongkok.

Selama pelaksanaan kegiatan, para delegasi mengikuti berbagai agenda seperti panel discussion, youth conference, exhibition, study visit, cultural exchange, dan diskusi kelompok. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai keselamatan jalan (road safety), memperkuat jejaring internasional, serta menyusun rekomendasi bagi pengembangan kebijakan keselamatan transportasi di kawasan ASEAN.


Sebagai mahasiswa yang berasal dari bidang pertanian, Mahdaviqia memandang bahwa isu keselamatan transportasi memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan sektor pertanian, khususnya bagi masyarakat pedesaan. Menurutnya, keselamatan transportasi merupakan salah satu aspek penting yang mendukung kesejahteraan petani dan keberlanjutan pembangunan pertanian.
“Saya dari pertanian, yang mungkin tidak terhubung langsung dengan transportasi, tetapi dari sudut pandang pertanian pula keselamatan transportasi dapat ditingkatkan. Kita masih menghadapi banyak angka kecelakaan terutama di kalangan petani pedesaan. Semoga dengan program ini, peningkatan keselamatan bagi petani dapat lebih diprioritaskan. Tentu ini bukan hanya pencapaian pribadi, namun ini adalah gerbang masuk untuk saya agar bisa mengabdi lebih luas dalam peningkatan kesejahteraan bangsa terutama sektor pertanian,” ujar Mahdaviqia.
Keikutsertaan Mahdaviqia dalam forum internasional ini menunjukkan bahwa mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Pertanian UGM mampu berkontribusi dalam pembahasan isu-isu global melalui perspektif multidisiplin. Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring internasional, dan menghadirkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Departemen Sosial Ekonomi Pertanian UGM menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal bagi lahirnya kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kolaborasi antarnegara dalam mewujudkan transportasi yang lebih aman dan inklusif.
Prestasi ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya peningkatan keselamatan jalan dan pengurangan risiko kecelakaan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan kapasitas pemuda dan pertukaran pengetahuan dalam forum internasional, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antarnegara ASEAN+ dalam membangun rekomendasi dan kerja sama untuk mewujudkan transportasi yang aman dan berkelanjutan.
Penulis: Natasya Putri Alifia, S.P.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM
Dokumentasi: Mahdaviqia Dharmawan