Program Magang Berdampak menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami dunia kerja secara langsung. Hal ini tercermin dari pengalaman mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM yang mengikuti kegiatan magang di Koperasi Produsen Energi Cakrawala Nusantara (ECN), PLTU Tanjung Awar-Awar, Kabupaten Tuban.
Pada tahap awal, mahasiswa menjalani proses adaptasi untuk mengenal struktur organisasi, anggota koperasi, serta arah pengembangan usaha. Proses ini menjadi bekal penting dalam memahami dinamika kerja di lapangan, sekaligus menegaskan bahwa kemampuan komunikasi dan adaptasi sosial merupakan kunci utama dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Selama kegiatan magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional, seperti pemupukan lahan rumput gajah, perawatan kandang, hingga pemberian pakan ternak secara rutin. Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa keberhasilan usaha peternakan sangat ditentukan oleh kedisiplinan, konsistensi, dan manajemen operasional yang baik.
Selain itu, mahasiswa juga berkontribusi dalam aspek komunikasi melalui pembuatan media promosi seperti flyer dan folder. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan tidak hanya dilakukan secara lisan, tetapi juga dapat disampaikan melalui media visual yang efektif dan mudah dipahami, sesuai dengan kompetensi dalam bidang Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.
Keterlibatan dalam mendampingi kunjungan studi banding turut menjadi pengalaman penting dalam melatih kemampuan komunikasi publik dan penyampaian informasi secara sistematis. Di sisi lain, partisipasi dalam kegiatan sosial koperasi memberikan pemahaman bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sistem kerja, tetapi juga oleh kuatnya hubungan sosial dan solidaritas antaranggota.
Melalui program MBKM ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori pemberdayaan masyarakat, tetapi juga melihat secara langsung implementasinya di lapangan. Pembelajaran di luar kelas ini menjadi bekal penting dalam membentuk kesiapan kerja sekaligus meningkatkan kepekaan sosial terhadap masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran berbasis praktik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan usaha koperasi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penerapan sistem produksi yang berkelanjutan.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM