Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali mencatat capaian akademik melalui pelaksanaan Wisuda Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan pada 29 Oktober 2026. Pada periode ini, sebanyak 27 mahasiswa Departemen Sosek berhasil menyelesaikan pendidikan pascasarjana, yang terdiri atas 11 lulusan Program Studi Magister Ekonomi Pertanian (MEP) dan 16 lulusan Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA).
Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan Ramadhan Alaudin Gibran dari Program Studi MEP sebagai lulusan termuda Fakultas Pertanian UGM. Ia menyelesaikan studinya pada usia 22 tahun 8 bulan 21 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Capaian ini menjadi salah satu pencapaian membanggakan bagi Departemen Sosek pada periode wisuda kali ini.
Selain itu, Rahmi Sarita berhasil meraih predikat lulusan terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,98. Prestasi tersebut menjadi bentuk pencapaian akademik yang membanggakan sekaligus mencerminkan dedikasi dalam menempuh pendidikan pascasarjana.
Capaian lainnya juga diraih oleh tiga mahasiswa jalur percepatan atau fast-track dari Departemen Sosek. Mereka adalah Ulin Nuha Diah Wulandari dari Program Studi MEP dengan IPK 3,89, Alfonsus Ligouri Carhesa Gilmore dari Program Studi MMA dengan IPK 3,97, serta Devira Putri Rahmalia dari Program Studi MMA dengan IPK 3,96. Keberhasilan ketiganya mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam menempuh tahapan pendidikan melalui jalur percepatan dengan tetap mempertahankan prestasi akademik.
Pencapaian para lulusan ini turut mencerminkan kontribusi Departemen Sosek dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong pencapaian akademik dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Bekal keilmuan di bidang ekonomi pertanian dan manajemen agribisnis juga diharapkan dapat mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui kontribusi lulusan dalam pengembangan sektor pertanian dan agribisnis, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan pengetahuan dan keahlian untuk mendorong pengembangan serta inovasi di sektor tersebut.
Departemen Sosial Ekonomi Pertanian UGM mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Semoga ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang telah diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkarya, berkontribusi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan pertanian Indonesia.
Penulis: Natasya Putri Alifia, S.P.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM