Mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (Sosek), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada angkatan 2023 terus menunjukkan peran aktifnya melalui program Magang Berdampak di berbagai institusi mitra. Salah satu kontribusi nyata ditunjukkan oleh Andaru Fido Firmansyah yang menjalani kegiatan magang di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kedu Utara.
Andaru terlibat dalam kegiatan observasi kawasan Curug Jeglong yang berlokasi di Kabupaten Kendal. Kegiatan ini turut melibatkan Mandor Perhutani RPH Kenjuran, pengelola ekowisata, serta mahasiswa Universitas Gadjah Mada dalam upaya mengkaji kembali potensi kawasan wisata alam tersebut.
Observasi ini menjadi signifikan karena Curug Jeglong diketahui sempat mengalami penutupan saat pandemi COVID-19. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya strategis untuk menghidupkan kembali destinasi wisata melalui identifikasi potensi serta penyusunan konsep rebranding yang lebih adaptif terhadap kebutuhan wisatawan saat ini.

Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya melakukan pengamatan secara umum, tetapi juga terlibat langsung dalam penilaian berbagai aspek penting kawasan. Kegiatan dimulai dari meninjau akses menuju lokasi, mengamati kondisi lingkungan sekitar, hingga melakukan eksplorasi langsung ke area air terjun sebagai daya tarik utama. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang komprehensif terkait kekuatan dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekowisata berbasis sumber daya alam.

Melalui keterlibatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dalam menganalisis potensi ekonomi wilayah, khususnya dalam sektor pariwisata berbasis lingkungan. Selain itu, interaksi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pihak Perhutani dan pengelola lokal, turut memperkaya wawasan mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.
Kegiatan ini mencerminkan bagaimana mahasiswa Sosek UGM tidak hanya memahami konsep pembangunan wilayah secara teoritis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam proses perencanaan dan pengembangan di lapangan. Pengalaman ini sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam berpikir strategis, analitis, serta adaptif terhadap dinamika sektor ekonomi lokal.
Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.
Penulis: Natasya Putri Alifia, S.P.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM
Dokumentasi: Andaru Fido Firmansyah