• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • RIWAYAT DAN RUANG LINGKUP
    • VISI DAN MISI
    • PENGURUS DEPARTEMEN
    • STAFF PENGAJAR
    • LABORATORIUM
    • INFORMASI KEGIATAN
    • BERITA
    • ARTIKEL
    • PRESTASI MAHASISWA
  • Program Studi
    • SARJANA
      • S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
      • S1 Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
    • PASCASARJANA
      • S2 Ekonomi Pertanian
      • S2 Magister Manajemen Agribisnis
      • S3 Ilmu Pertanian
  • PUBLIKASI
    • Jurnal Agro Ekonomi
    • JAMADEV
    • BUKU
  • SEMINAR SOSEK
    • SEMNAS SOSEK 2023
    • ICSASARD 2024
  • MAHASISWA
    • KMSEP
    • PRESTASI MAHASISWA
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • ASEAN INTERNATIONAL MOBILITY STUDENTS PROGRAMS (AIMS)
  • UNDUH
    • ARSIP DAN DOKUMEN
    • BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
    • KALENDER AKADEMIK
      • GENAP T.A. 2023/2024
      • GASAL T.A. 2024/2025
    • ALUR UJIAN
  • BEASISWA
  • SIMSEPA
    • Website SIMSEPA
    • Panduan SIMSEPA
    • Monev SIMSEPA
  • Beranda
  • ARTIKEL
  • Literasi Keuangan Usahatani: Menanam Pengetahuan, Menuai Kemandirian Finansial Petani

Literasi Keuangan Usahatani: Menanam Pengetahuan, Menuai Kemandirian Finansial Petani

  • ARTIKEL
  • 14 Agustus 2025, 10.08
  • Oleh: adhika.hafizh
  • 0

Lombok Timur – Tim KKN-PPM UGM melaksanakan program Literasi Keuangan Usahatani sebagai langkah memberdayakan petani melalui pemahaman dasar tentang pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha tani. Program ini bertujuan agar petani mampu merencanakan, memantau, dan mengevaluasi kondisi keuangan usaha taninya secara mandiri.

Melalui kegiatan ini, petani diperkenalkan pada pentingnya pencatatan hasil panen, biaya produksi, dan pengeluaran lainnya. Edukasi juga mencakup cara sederhana mengatur aliran kas, menghitung keuntungan bersih, hingga membuat perencanaan modal untuk musim tanam berikutnya. Tim KKN menghadirkan solusi praktis berupa rekomendasi penggunaan aplikasi pencatatan digital seperti RekTanigama, yang memudahkan petani dalam mengelola data keuangan secara rapi dan terstruktur.

“Petani yang melek finansial akan lebih siap menghadapi tantangan, mulai dari fluktuasi harga hingga kebutuhan modal mendadak. Literasi keuangan adalah langkah awal agar petani dapat mengatur hasil kerja mereka, bukan hanya bekerja keras di lahan,” ujar Hammam Arkan Halim, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Fakultas Pertanian UGM sekaligus penggagas program.

Program ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 – Tanpa Kemiskinan, SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dan SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan pengetahuan keuangan yang baik, petani diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan.

Tags: Agribisnis aplikasi RekTanigama Ekonomi Pertanian fluktuasi harga Kesejahteraan Petani KKN-PPM literasi keuangan pemberdayaan petani pencatatan keuangan Pendidikan Berkualitas pengelolaan keuangan perencanaan modal Pertumbuhan Ekonomi petani mandiri SDG 1: Tanpa Kemiskinan SDG 4 : Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi tanpa kemiskinan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan UGM usahatani

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Sosial Ekonomi Pertanian

Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada

Jl Flora No 1, Bulaksumur, Yogyakarta

Telp/Fax: (0274) 516656

Email: agrsocec@ugm.ac.id

 

© Departemen Sosial Ekonomi Pertanian 2019

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY