Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Gadjah Mada dalam bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis pada Selasa, 10 Februari 2026. Upacara pengukuhan dilaksanakan pukul 11.00–12.00 WIB di Balai Senat Universitas Gadjah Mada dan berlangsung secara khidmat.
Rangkaian acara pengukuhan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kutipan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai dasar hukum pengangkatan guru besar. Prosesi tersebut menjadi penanda pengakuan akademik tertinggi atas dedikasi dan kontribusi Prof. Jangkung dalam pengembangan keilmuan ekonomi pertanian dan agribisnis.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Jangkung menyampaikan pidato pengukuhan guru besar berjudul “Kemandirian Pangan sebagai Jembatan Emas untuk Meminimumkan Ketergantungan Pangan dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan serta Kesejahteraan Bangsa.” Dalam pidatonya, beliau menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan strategi fundamental dalam mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Lebih lanjut, Prof. Jangkung menyoroti pentingnya peran ekonomi pertanian dan manajemen agribisnis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Penguatan kelembagaan agribisnis, integrasi kebijakan pangan, serta pengelolaan risiko pembangunan dinilai menjadi kunci dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh dan berpihak pada kesejahteraan petani serta masyarakat secara luas.
Upacara pengukuhan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan dari berbagai instansi, antara lain Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P. (Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan), Ir. Rohmad Supriyadi, M.Sc. (Sekretaris Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas), Dr. Teddy Dirhamsyah, S.P., MAB. (Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian), Wiwin Suryawati, S.P., M.P. (Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY), serta Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T. (Kepala Dinas Perikanan DIY).
Setelah rangkaian upacara pengukuhan di Balai Senat UGM selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara tasyakuran yang diselenggarakan di Auditorium Harjono Danoesastro. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh keluarga, kolega, sivitas akademika, serta mitra profesional yang turut memberikan ucapan selamat atas pencapaian gelar akademik tertinggi yang diraih Prof. Jangkung.
Pengukuhan Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. sebagai guru besar diharapkan semakin memperkuat kontribusi Universitas Gadjah Mada, khususnya dalam pengembangan keilmuan ekonomi pertanian dan agribisnis, serta mendukung perumusan kebijakan dan pembangunan sektor pertanian nasional yang berkelanjutan.
Pengukuhan Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. sebagai Guru Besar serta gagasan yang disampaikan dalam pidato pengukuhannya memiliki relevansi yang kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam konteks pembangunan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat, yaitu:
- SDG 1: Penguatan ekonomi pertanian dan manajemen agribisnis berperan dalam meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani dan pelaku usaha pertanian, sehingga berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah perdesaan.
-
SDG 2: Tema kemandirian dan kedaulatan pangan yang diangkat menegaskan pentingnya pembangunan sistem pangan nasional yang berkelanjutan guna mengurangi ketergantungan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
-
SDG 8: Integrasi kebijakan dan pengelolaan pembangunan sektor pertanian mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, penciptaan lapangan kerja yang layak, serta peningkatan daya saing sektor pertanian secara berkelanjutan.
Penulis: Natasya Putri Alifia, S.P.
Admin Website Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM
Foto: Ahmad Suharjito dan Tim